Home Daerah Jalan Baru, Semangat Baru: Warga Luwu Rasakan Manfaat Perbaikan Infrastruktur

Jalan Baru, Semangat Baru: Warga Luwu Rasakan Manfaat Perbaikan Infrastruktur

8
0
SHARE
Jalan Baru, Semangat Baru: Warga Luwu Rasakan Manfaat Perbaikan Infrastruktur

LUWU - Sebuah babak baru dalam pelayanan publik terasa di Kabupaten Luwu, di mana keluhan warga tentang infrastruktur akhirnya menemukan jawabannya.

Berkat alokasi bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun anggaran 2025, sejumlah ruas jalan yang vital kini telah selesai diperbaiki seratus persen, menghadirkan kenyamanan dan keamanan yang langsung dirasakan masyarakat.

Program yang bertujuan memperkuat infrastruktur dasar ini tidak hanya memulihkan akses, tetapi juga menjadi penunjang denyut aktivitas ekonomi warga.

Salah satu ruas yang mengalami transformasi adalah Jalan Pemuda sepanjang 945 meter. Setelah lama mengalami kerusakan dan menjadi bahan usulan warga, jalan tersebut kini telah diaspal kembali.

Thamrin, salah seorang warga, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah, setelah beberapa tahun saya usulkan, akhirnya jalanan kita ini sudah diaspal kembali. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman,” ucapnya.

Perbaikan serupa juga menyentuh akses jalan menuju Jembatan Salu Jambu sepanjang 687 meter, yang merupakan jalur utama mobilitas.

Warga setempat, Pak Iren, menggambarkan perubahan yang berarti.

“Dulu jalan ini jelek sekali, banyak lubang dan sering terjadi kecelakaan. Untungnya pemerintah memperhatikan jalan rakyatnya. Alhamdulillah dan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang peduli dengan jalan di sini,” tuturnya.

Tidak berhenti pada perbaikan jalan, komitmen Pemprov Sulsel diperluas dengan pembangunan Jembatan Salu Jambu senilai Rp16 miliar, yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan.

Jembatan ini diharapkan menjadi penghubung penting antara Desa Salu Jambu dan Lawawe, mengakhiri keterisolasian dan memperlancar distribusi barang serta jasa. Asrul, warga sekitar, menyambut baik inisiatif ini.

“Selama ini lewat jembatan itu harus berbayar bagi kendaraan yang melintas. Terima kasih kepada Bapak Gubernur atas bantuannya membangun jembatan ini. Kami berharap pembangunannya bisa terealisasi secepatnya,” ujarnya.

Dengan rangkaian intervensi ini, bantuan keuangan provinsi telah terkonversi menjadi infrastruktur nyata yang tidak hanya memulihkan permukaan jalan, tetapi juga membangun kepercayaan warga terhadap pelayanan pemerintah. (hms)